PMI Bantu Korban Puting Beliung di Kepulauan Seribu PDF Cetak E-mail
Jumat, 27 Januari 2012

Ada 274 korban anak-anak di Pulau Kelapa dan 336 anak-anak di Pulau Harapan. 

Palang Merah Indonesia (PMI) akan mengirimkan 25 relawannya untuk memberikan bantuan bagi para korban puting beliung di Kepulauan Seribu, pada Minggu (29/1).

Para relawan yang berasal dari berbagai PMI Cabang di Jakarta ini, akan menggelar dapur umum dan memberikan pelayanan kesehatan bagi para korban selama 1 minggu.

"Kita akan menggelar peralatan dapur umum lengkap untuk memproduksi makan pagi dan makan malam bagi 2.000 warga setiap harinya," kata Abdurrahman, Humas PMI Provinsi DKI Jakarta, dalam siaran persnya yang diterima beritasatu.com, hari ini.

Di antara para relawan terdapat tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat. Mereka akan bertugas untuk mendukung tim kesehatan di Puskes Kecamatan dan Kelurahan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Termasuk melakukan pemulihan psikologis bagi korban yang trauma terutama kalangan anak-anak.

Data asesmen PMI mencatat terdapat 274 korban anak-anak di Pulau Kelapa dan 336 anak-anak di Pulau Harapan. 

"Selain mendukung pelayanan kesehatan di sana, tim medis PMI akan membantu memulihkan psikologi para korban, terutama anak-anak. Mereka masih terlihat trauma. Kalau ada angin besar, mereka langsung berteriak ketakutan," kata A. Furqon, Staf Humas PMI Kepulauan Seribu yang bersama tim PMI melakukan kegiatan bermain dengan anak-anak pada Jumat ini.

Para relawan PMI akan berangkat pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menempuh perjalanan menuju Pulau Kepala dan Pulau Harapan selama kurang lebih 4 jam.

Dijelaskan Ato Baroni, Pengurus PMI Kabupaten Kepulauan Seribu, saat ini sangat dibutuhkan bantuan material berupa genteng, semen, tripleks, dan asbes untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rubuh atau rusak.

"Anak-anak juga membutuhkan bantuan ATK sekolah seperti seragam dan alat tulis. Sekolah mereka di kedua pulau tersebut juga rusak akibat puting beliung," jelas Ato Baroni.

Sejauh ini para korban masih menempati pengungsian yaitu di Gedung Karang Taruna di Pulau Harapan dan di rumah-rumah warga di Pulau Kelapa.

Bantuan PMI ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya telah mengirimkan bantuan berupa 100 paket family kit, 100 paket food kit, 200 kg beras, 10 dus mie instan, 40 pak makanan bayi, 24 liter minyak sayur, 64 paket hygiene kit, 30 buah selimut, 200 terpal dan 100 tikar.

Sumber: beritasatu.com | Jumat, 27 Januari 2012 | 18:03

Comments
Add New RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Serba Serbi | Pulau Wisata

Delon Kagumi Underwater Barongsai  
Selama ini, pertunjukan yang menguras tenaga ini memang hanya dilakukan di daratan. Namun dalam acara Underwater Barongsai Nusantara 2012 yang digelar pada Sabtu (4/2) lalu, kesenian Barongsai tampak unik, karena ditampilkan di dalam laut. Tentunya, bukan sembarang orang yang bisa melakukannya.

News | Wajah

 Menanam Karang untuk Masa Depan 
“Sebagai orang yang dipercaya pemuda pelopor, saya tergerak untuk melakukan penyelematan lingkungan dalam bentuk transplantasi karang. Ini demi masa depan kampaung saya juga,”  katanya saat berbincang dengan puloseribu.com, akhir Januari lalu.

Kolom | Spiritualita

Islam di Kepulauan Seribu
Tertanamnya basis norma ini tidak terlepas dari penyebaran Islam di Kepulauan Seribu yang dilakukan ulama dan para habib, terutama dari Betawi dan Banten.

Menulis | Sastra

hujanku dan hujanmu - Yuliani
kau bilang suka hujan
kenapa?
pertanyaanku : kenapa sama?
air...
sejenak dahaga menghilang
meneguknya menyejukkan
 

Kontak

puloseribu.com
SMS. 0815 9819 841
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Suara Anda

Kasih Kesempatan Masyarakat untuk Pemerataan
Sudah bosan melihat wajah kawakan pemegang proyek. Coba kasih kesempatan pada masyarakat yang ingn meraskan. Kalau begini terus, kapan bisa terbentuk pemerataan. Banyak orang pintar, tapi sedikit orang pintar yang menjadi contoh. Saya hanya penyambung lidah. Mohon bisa disikapi untuk tahun mendatang | Chasano Takbo

Polling

Setujukah anda, karena dianggap tak layak, kapal tradisional Muara Angke-Pulau Seribu dilarang?