|
Ada 274 korban anak-anak di Pulau Kelapa dan 336 anak-anak di Pulau Harapan. Palang Merah Indonesia (PMI) akan mengirimkan 25 relawannya untuk memberikan bantuan bagi para korban puting beliung di Kepulauan Seribu, pada Minggu (29/1). Para relawan yang berasal dari berbagai PMI Cabang di Jakarta ini, akan menggelar dapur umum dan memberikan pelayanan kesehatan bagi para korban selama 1 minggu. "Kita akan menggelar peralatan dapur umum lengkap untuk memproduksi makan pagi dan makan malam bagi 2.000 warga setiap harinya," kata Abdurrahman, Humas PMI Provinsi DKI Jakarta, dalam siaran persnya yang diterima beritasatu.com, hari ini. Di antara para relawan terdapat tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat. Mereka akan bertugas untuk mendukung tim kesehatan di Puskes Kecamatan dan Kelurahan di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan. Termasuk melakukan pemulihan psikologis bagi korban yang trauma terutama kalangan anak-anak. Data asesmen PMI mencatat terdapat 274 korban anak-anak di Pulau Kelapa dan 336 anak-anak di Pulau Harapan. "Selain mendukung pelayanan kesehatan di sana, tim medis PMI akan membantu memulihkan psikologi para korban, terutama anak-anak. Mereka masih terlihat trauma. Kalau ada angin besar, mereka langsung berteriak ketakutan," kata A. Furqon, Staf Humas PMI Kepulauan Seribu yang bersama tim PMI melakukan kegiatan bermain dengan anak-anak pada Jumat ini. Para relawan PMI akan berangkat pada Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB, dengan menempuh perjalanan menuju Pulau Kepala dan Pulau Harapan selama kurang lebih 4 jam. Dijelaskan Ato Baroni, Pengurus PMI Kabupaten Kepulauan Seribu, saat ini sangat dibutuhkan bantuan material berupa genteng, semen, tripleks, dan asbes untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rubuh atau rusak. "Anak-anak juga membutuhkan bantuan ATK sekolah seperti seragam dan alat tulis. Sekolah mereka di kedua pulau tersebut juga rusak akibat puting beliung," jelas Ato Baroni. Sejauh ini para korban masih menempati pengungsian yaitu di Gedung Karang Taruna di Pulau Harapan dan di rumah-rumah warga di Pulau Kelapa. Bantuan PMI ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya telah mengirimkan bantuan berupa 100 paket family kit, 100 paket food kit, 200 kg beras, 10 dus mie instan, 40 pak makanan bayi, 24 liter minyak sayur, 64 paket hygiene kit, 30 buah selimut, 200 terpal dan 100 tikar. Sumber: beritasatu.com | Jumat, 27 Januari 2012 | 18:03
|